Omni Hospital Alam Sutera
Jl. Alam Sutera Boulevard kav. 25
serpong - tangerang, 15325
phone : +62 21 5312 5555
fax. : + 62 21 5312 8666
UGD : +62 21 5312 8777






30.08.2010 :. News
Berbuka Puasa bersama Anak Yatim Piatu dan Wartawan Tangerang Selatan
--------------------------------------------
09.08.2010 :. News
Donor Darah dan Seminar Memahami Anak Berkebutuhan Khusus dalam rangka Hut Omni ke 3
--------------------------------------------
21.07.2010 :. News
Seminar Umum "Waspada Asteoporosis, Kolesterol dan Manopouse"
--------------------------------------------



2010-07-13 :. event
Hut Omni Ke -3
---------------------------------------------

2010-05-20 :. event
Sehat dengan Donor Darah
---------------------------------------------

2010-04-26 :. event
Talkshow " Kawasaki mengancam jantung buah hati kita"
---------------------------------------------





-

29 Agustus 2010, 09.44 WIB
-----------------------------------------
mama: Ny. Ida Mutaalida
papa: Tn.Wawan Ridwan



  Doctor Blog  


2010-04-19 :. blog
Water Birth oleh Dr. Rianda Wong, Sp.OG

Water birth atau persalinan di dalam air telah dikenal, diterima, bahkan banyak dilakukan di berbagai negara yang sudah maju, seperti Amerika Serikat, Kanada, Australia, New Zealand dan juga negara-negara Eropa, seperti Inggris serta Jerman. Water birth mulai diperkenalkan pada tahun 1970-an di Perancis oleh dr.Michael Odent. Lebih kurang 10 tahun sebelumnya, Igor Charkovsky, seorang peneliti Rusia telah mulai meneliti manfaat air terhadap proses persalinan. Sedangkan pada akhir tahun 1960-an, dr.Frederick Leboyer dari Perancis juga mengembangkan teknik baru pada bayi-bayi baru lahir, dimana bayi baru lahir segera dimasukkan ke dalam air hangat untuk membantu fase transisi dari kehidupan di dalam kandungan ke lingkungan luar; yang juga bertujuan untuk mengurangi kemungkinan trauma lahir bagi bayi. Beberapa literatur bahkan mencatat bahwa pada dasarnya metode ini telah dilakukan oleh wanita-wanita di kepulauan Pasifik Selatan sejak ± 150 tahun yang lalu. Di Indonesia sendiri, water birth baru dikenal kira-kira sejak tahun 2006. 




Water birth dapat mengurangi, bahkan dapat menghilangkan rasa nyeri selama proses persalinan. Proses persalinan di air pada dasarnya sama dengan persalinan normal, hanya pada tempat yang berbeda, yaitu  dilakukan di dalam sebuah kolam atau bak yang cukup luas. Suhu air senantiasa disesuaikan dengan suhu tubuh, yaitu sekitar 32 - 37º C serta selalu dijaga sterilitasnya.
 
    
    Metode persalinan di dalam air mempunyai banyak manfaat dibandingkan metode alamiah lainnya, yaitu:
a. Bagi ibu
1.    Air hangat dapat merupakan alat bantu alami untuk relaksasi, mengurangi ketegangan otot yang berkaitan dengan persalinan dan mengurangi rasa cemas
2.    Dengan berkurangnya kecemasan, produksi hormon stress seperti adrenalin dan noradrenalin akan berkurang; dan sebagai gantinya akan diproduksi hormon endorphine yang lebih banyak, yang merupakan painkiller alami tubuh
3.    Proses mengejan lebih mudah terjadi di dalam air sehingga dapat juga mengurangi/menghilangkan rasa nyeri selama persalinan
4.    Proses pembukaan jalan lahir akan berlangsung lebih cepat di dalam air, sehingga proses persalinan tentu akan lebih cepat
5.    Dapat mengurangi tindakan episiotomi (memperlebar jalan lahir bagian bawah) oleh karena air dapat melunakkan jaringan di sekitar perineum sehingga menjadi lebih lentur dan elastis

b. Bagi janin
1.    Mengurangi kemungkinan terjadinya cedera kepala
2.    Bayi terlihat bersih karena persalinan dalam air dapat mengurangi perdarahan yang terjadi pada ibu

Pada dasarnya metode melahirkan dalam air dapat dibedakan atas :
a. Metode water birth murni, dimana ibu hamil telah masuk ke dalam air mulai dari pembukaan 6 hingga selesainya proses persalinan
b. Metode water birth emulsion, dimana ibu hamil berada dalam air hingga pembukaan lengkap dan proses persalinan itu sendiri tetap dilakukan di atas tempat tidur

    Mengenai metode persalinan mana yang akan dipilih oleh seorang ibu sangatlah bergantung pada kondisi ibu dan bayi secara umum itu sendiri. Misalnya pada ibu dengan penyakit infeksi (herpes, hepatitis dll), kehamilan disertai dengan komplikasi/penyulit, serta berbagai kelainan letak pada bayi seperti sungsang tentulah tidak dapat dengan cara water birth. Pada prinsipnya semua persalinan yang dapat dilakukan secara normal (per vagina) pastilah dapat juga dengan cara water birh. Konsultasi dengan dokter kebidanan dan kandungan yang berpengalaman di bidang water birth tentu saja sangat diperlukan, karena metode ini walaupun terbukti banyak keuntungan serta manfaatnya, akan tetapi masih relatif baru dan belum banyak dilaksanakan. Dengan pemeriksaan kehamilan serta perencanaan persalinan yang baik, tentu saja hasil yang optimal dapatlah kita peroleh, baik terhadap ibu hamil maupun sang buah hati kita.




--------------------------------------------------------------------------------------------------------------
« back
 



 

   
Omni Groups
Home
Profile
Profile

Testimonial
Video Testimonial
Services
Specialist Services

Room Overview
Equipment
Facilities
Doctor
Doctor Schedule

Doctor Blog
Healthy Info
Community Board
Tips
Knowledge
News
News
Upcoming Events
Baby this Month
Contact
Address

Mail Form
Map
Additional
Consumer Care
Advertising