Omni Hospital
Jl. Pulomas Barat Jakarta Timur
Telp. :(021) 4722719, 4723332
Fax. :(021) 4718081






10.08.2010 :. News
Senam sehat bersama askes
--------------------------------------------
02.08.2010 :. News
Seminar awam "Mengatasi nyeri pada profesional aktif"
--------------------------------------------
26.07.2010 :. News
Seminar "Mengatasi Masalah makan pada anak (Picky Eating)"
--------------------------------------------



2010-07-16 :. event
SEMINAR AWAM "Mengatasi nyeri pada profesional aktif"
---------------------------------------------

2010-07-09 :. event
Seminar "Masalah makan pada anak (Picky eating)"
---------------------------------------------

2010-06-28 :. event
Seminar Anak " Healthy Mom & Smart baby "
---------------------------------------------





Damica

20/08/2010 - 22.55 WIB
-----------------------------------------
mama: Ny. Jane .P
papa: Tn. Djoko



  Doctor Blog  


2010-03-21 :. blog
HIPERTENSI Oleh : dr.Oska Mesanti, Sp.PD

Angka kejadian penyakit metabolik yang dimungkinkan terjadi akibat perubahan kebiasaan pola hidup kurang sehat. Beserta gejala yang menyertai dan penatalaksanaan pencegahannya, meliputi terapi nonfarmakologis dan farmakologis.




Gaya hidup masyarakat saat ini, cenderung memperlihatkan pola makan tidak sehat, olah raga tidak optimal dan bekerja dalam pengaruh stress. Perubahan kebiasaan yang kurang sehat seperti ini memungkinkan peningkatan angka kejadian penyakit metabolik seperti hipertensi.

Hipertensi tidak lagi hanya diderita oleh mereka yang berusia lanjut, namun seringkali ditemukan pada mereka yang berusia muda.  Seiring dengan semakin muda usia penderita hipertensi, maka semakin banyak pula komplikasi penyakit yang dapat terjadi, dan semain tinggi angka kematiannya. Oleh karena itu hipertensi harus diketahui secara jelas dan harus ditatalaksankan secara optimal.

Seseorang dikatakan menderita hipertensi apabila dalam pemeriksaan dan evaluasi dalam periode tertentu menujukkan peningkatan parameter tekanan darah, yaitu sistolik >140 mmhg dan atau diastolik > 90mmhg

Hipertensi terbagi dua yaitu primer (tidak diketahui penyebabnya dan dipengaruhi genetik/keturunan) dan sekunder (akibat penyakit/obat obatan tertentu). Lebih dari 90% hipertensi adalah hipertensi primer, jadi hipertensi bukanlah penyakit yang bisa sembuh, namun tetap ada dengan pengendalian tekanan darah senormal mungkin.

Hipertensi hampir tidak mempuyai gejala khas. Gejala timbul akibat komplikasi hipertensi pada organ organ tertentu seperti sakit kepala, mimisan, juga penyumbatan, sesak nafas, nyeri dada dan kelemahan atau kelumpuhan separuh badan.

Penatalaksanaan hipertensi meliputi terapi non farmakologis berupa perubahan pola hidup:
- tidak merokok
- tidak mengkonsumsi alkohol
- diet seimbang karbohidrat - protein - lemak
- menjaga stabilitas berat badan ideal

- membatasi konsumsi garam secara berlebihan serta berolah raga teratur.

Sedangkan terapi farmakologis meliputi :
- obat obatan  anti hipertensi (dosis tunggal maupun kombinasi)
- obat obatan penurun lemak darah
- obat penurun asam urat dan obat obatan lain yang sesuai dengan komplikasi hipertensi.


Penatalaksanaan hipertensi akan berhasil sempurna bila pasien memperbaiki pola hidupnya yang kurang sehat dan patuh terhadap pengobatan yang diberikan serta senantiasa berkonsultasi ke dokter.





--------------------------------------------------------------------------------------------------------------
« back
 



 

   
Omni Groups
Home
Profile
Profile

Testimonial
Video Testimonial
Services
Specialist Services

Room Overview
Equipment
Facilities
Doctor
Doctor Schedule

Doctor Blog
Healthy Info
Community Board
Tips
Knowledge
News
News
Upcoming Events
Baby this Month
Contact
Address

Mail Form
Map
Additional
Consumer Care
Advertising