Pulomas DOCTORS

Dr. Oely Mardi Santoso, Sp.KJ

Doctor

Pulomas Dr. Oely Mardi Santoso

Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa / Psychiatry

Perempuan kelahiran Purwokerto 3 Februari 1949, bernama lengkap Oely Adhyasantie (Oely Mardi Santoso). Mengenyam pendidikan sebagai Dokter umum di Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada, lulus tahun 1974, melanjutkan pendidikan sebagai Dokter Spesialis Kejiwaan di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, lulus tahun 1991. Sampai sekarang bekerja sebagai Psikiater di Omni Hospital Pulomas, Jakarta Timur.

Specialities

  • Pendidikan :
  • Tahun 1974 Menyelesaikan pendidikan Kedokteran di Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada, Jogyakarta . 
  • Tahun 1991 Meraih gelar Spesialis Kedokteran Jiwa dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Jakarta. 
  • Tahun 2015 Mendapat pengakuan Fellow of American Psychiatric Association  (FAPA), USA.
  • Selama ini  mengikuti/aktif di berbagai seminar, workshop,  kongres di bidang Kedokteran Jiwa baik di dalam maupun di luar negeri. 

 

  Pengalaman bekerja :

  •    Tahun 2000 pensiun dari Direktorat Kesehatan Jiwa, Departemen Kesehatan Republik Indonesia. 
  •    Tahun 2017 pensiun sebagai dosen di Fakultas Kedokteran UKRIDA. 
  •    Tahun 1991 s/d sekarang Psikiater Omni Hospital Pulomas 

 

   Organisasi:

  •       Anggauta IDI  (Ikatan Dokter Indonesia)
  •       Anggauta PDSKJI  (Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa Indonesia)
  •       Anggauta APA (American Psychiatric Association )
  • Kenali Gejala-gejala Depresi pada Wanita

    Kenali Gejala-gejala Depresi pada Wanita

    Tahun ini, berkaitan dengan hari kesehatan dunia, WHO (World Health Organization) mencanangkan topik : “Depression, Let’s Talk”.

    Mengapa topik tersebut dipilih? Karena ternyata, banyak penderita depresi di

    Read More

    Kenali Gejala-gejala Depresi pada Wanita

    Tahun ini, berkaitan dengan hari kesehatan dunia, WHO (World Health Organization) mencanangkan topik : “Depression, Let’s Talk”.

    Mengapa topik tersebut dipilih? Karena ternyata, banyak penderita depresi di seluruh dunia belum tertangani dengan baik. Bahkan mungkin kesadaran masyarakat akan hal ini belum tinggi.

    Dibulan April, Indonesia akan memperingati hari lahir Ibu Kartini, seorang pahlawan nasional yang memperjuangkan kesetaraan gender bagi wanita. Oleh karena itu, kami menyajikan tulisan dengan judul “Kenali Gejala-gejala Depresi pada Wanita”. Dengan maksud agar pengertian masyarakat dalam hal ini utamanya wanita, tentang depresi menjadi meningkat.

     

    Apakah Depresi itu ?

    Depresi adalah salah satu gangguan mental (jiwa) yang ditandai oleh adanya mood (alam perasaan) yang menurun, dalam bentuk sedih, tidak semangat, tidak ada kegairahan hidup, tidak tertarik lagi oleh hal-hal yang sebelumnya menyenangkan, sampai bosan hidup atau bahkan ingin mengakhiri hidup.

    Adakah perbedaan antara pria dan wanita mengenai Depresi ?

    Ternyata wanita 2 kali lebih rentan mengalami Depresi dibandingkan pria.

    Mengapa demikian ?

    Study menunujukkan peran hormon estrogen dalam proses terjadinya Depresi.

    Apa penyebab terjadinya Depresi ?

    Berbagai faktor saling mempengaruhi untuk terjadinya Depresi, diantaranya faktor psikososial seperti kehilangan orang/barang yang sangat dicintai, dan faktor organobiologik dalam bentuk ketidak-seimbangan neurotransmitter di celah sel synapsis otak.

    Apabila seseorang dinyatakan menderita Depresi ?

    Jika paling sedikit selama 2 minggu berturut-turut seseorang mengalami penurunan mood seperti yang di jelaskan diatas.

    Bagaimanakah mengenali gejalanya ?

    • Perasaan sedih, murung, tidak semangat, bosan hidup, sampai ingin mengakhiri hidup.
    • Tidak tertarik lagi oleh hal-hal yang sebelumnya menyenangkan hatinya.
    • Malas, mudah lelah, cenderung menarik diri.
    • Sulit konsentrasi, kurang perhatian terhadap lingkungan.
    • Harga diri dan kepercayaan diri berkurang.
    • Rasa salah yang mendalam.
    • Nafsu makan berkurang atau sebaliknya menjadi banyak makan.
    • Tidur terganggu, menjadi sulit tidur (insomnia) atau sebaliknya banyak tidur (hipersomnia) tetapi ketika bagun tidur tidak segar dan tidak bersemangat.

    Depresi apakah yang khas terjadi pada wanita ?

    Depresi  pada remaja/pubertas, pada kehamilan, Depresi  Pasca melahirkan dan Depresi pada saat Menopause.

    Mengapa Depresi pada wanita sangat penting dan perlu cepat ditangani ??

    Peran wanita sangat penting dalam kehidupan keluarga. 

    Misal seorang wanita hamil menderita Depresi, tentu hal ini tidak saja menyangkut sang ibu, tetapi juga anak yang dikandungnya.  Karena diharapkan ibu yang sehat fisik dan mentalnya akan melahirkan generasi berikutnya yang sehat fisik dan mentalnya juga.

    Begitupun ibu yang baru melahirkan jika menderita Depresi, tentu tidak akan dapat merawat bayinya dengan baik. Padahal ikatan emosional ibu dan anak sangat penting dimulai sejak awal kelahiran.

    Umur berapa seseorang bisa terkena Depresi ?

    Depresi bisa terjadi pada sepanjang rentang kehidupan, mulai dari bayi sampai  usia tua. Selain jenis Depresi yang sudah disebutkan diatas,  Depresi juga bisa terjadi pada penyalah gunaan alkohol/obat obatan, pada penderita Cancer/stroke dan berbagai penyakit kronis lainnya.

    Apakah Depresi dapat diobati ?

    Tentu bisa! Melalui konsultasi dan Psiko Terapi kepada ahlinya, disertai penggunaan psikofarmaka, yaitu  obat yang harus dikonsumsi selama diperlukan, serta memperbaiki pola hidup kearah yang lebih sehat.

    Obat apa yang diberikan ?

    Diberikan obat Anti Depresan untuk mengembalikan mood nya agar bisa pulih seperti sediakala. Obat obat ini mengandung zat yang dapat menormalkan  ketidak seimbangan neurotransmitter di otak .

    Adakah cara untuk mencegah terjadinya Depresi ?

    Ada. Mulailah dengan pola hidup sehat, secara fisik, mental dan sosial.

    Jika ternyata anda mengalami hal hal seperti yang diuraikan diatas, secepatnyalah berkonsultasi ke ahli nya.

     

     

     

    Dr. Oely Mardi Santoso, Sp.KJ

    Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa/Psikiater OMNI Hospital Pulomas

    Jadwal Praktek

    Senin & Kamis            : 09.00 – 12.00 WIB

    Selasa & Jumat            : 09.00 – 11.00 WIB

    Rabu & Sabtu             : 15.00 – 18.00 WIB

Jadwal Praktek Dokter

Senin & Kamis            :  09.00 - 12.00 WIB

Selasa & Jumat           :  09.00 - 11.00 WIB

Rabu & Sabtu              :  15.00 - 18.00 WIB